Hallo.... selamat datang. newbie old blogger. sorry for my bad english, but I just want to expand my vocabulary :) piss love and respect guys

Minggu, 10 November 2013

Konseling KB


 Konseling KB bertujuan membantu klien dalam hal:
a.       Menyampaikan informasi dan pilihan pola reproduksi
b.      Memilih metode KB yang diyakini
c.       Menggunakan metode KB yang dipilih secara aman dan efektif
d.      Memulai dan melanjutkan KB
e.       Mempelajari tujuan, ketidakjelasan informasi tentang metode KB yang tersedia.

Dalam memberikan konseling, khususnya bagi calon klien KB yang baru hendaknya dapat diterapkan enam langkah yang sudah dikenal dengan kata kunci SATU TUJU. Penerapan satu tuju tersebut tidak perlu dilakukan secara berulang-ulang karena konselor harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan klien. Kata kunci SATU TUJU adalah sebagai berikut:
SA : SApa dan SAlam kepada klien secara terbuka dan sopan. Berikan perhatian sepenuhnya kepada mereka dan berbicara di tempatyang nyamanserta terjamin privasinya. Tanyakan kepada klien apa yang perlu dibantu serta jelaskan pelayanan apa yang diperoleh.
T : Tanyakan kepada klien informasi tentang dirinya. Bantu klien untuk berbicara mengalami pengalaman Keluarga Berencana. Tanyakan kontrasepsi yang diinginkan oleh klien. Coba tempatkan diri kita didalam hati klien.
U : Uraian kepada klien mengenai dan pilihannya dan diberi tahu apa pilihan kontrasepsi, bantu klien pada jenis kontrasepsi yang diingini.
TU : banTUlah klien menentukan pilihannya. Bantulah klien berpikir mengenai apa yang paling sesuai dengan keadaan dan kebutuhannya. Doronglah klien untuk menunjukkan keinginannya dan mengajukan pertanyaan.
J : Jelaskan secara lengkap bagaiman menggunakan kontrasepsi pilihannya.
U Perlunya dilakukan kunjungan Ulang. Bicarakan dan buatlah perjanjian kapan klien akan kembali untuk melakukan pemeriksaaan lanjutan atau permintaan kontrasepsi jika dibutuhkan
Saifuddin. (2006). Pelayanan Kesehatan Maternal & Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Dalam bahasa Inggris kita mengenal istilah GATHER, yakni:
Greet client. Sambut klien secara terbuka dan ramah, tanamkan keyakinan penuh, katakana juga bahwa tempat tersebut sangat pribadi. Sehingga hal yang didiskusikan akan menjadi rahasia.
Ask klien about themselves. Tanyakan klien tentang permasalahannya, pengalamannya dengan alat KB dan kesehatan reproduksinya. Tanyakan pula apakah telah ada metoda yang dipikirkan. Kita menyikapi dan mencoba menempatkan kita pada posisi klien. Dengan begitu akan memudahkan kita memahami apa sebenarnya permasalahan klien. Dengan kata lain, klien sebagai subjek skaligus objek.
Tell client about choices. Tanyakan tentang pilihannya, fokuskan perhatian pada metode yang dipilih klien. Tetapi ajukan pula metode lain.
Help client make an informed choices. Bantu membuat pilihan yang tepat, dorong ia mengemukakan pendapatnya dan ajukan beberapa pertanyaan. Apakah metode KB tersebut memenuhi criteria medic. Juga apakah partner seksualnya mendukung keputusannya. Jika mungkin bicarakan dengan keduanya. Tanyakan metode apa yang klien putuskan untuk digunakan.
Explain fullyhow to use the choosen method. Jelaskan cara menggunakan metode pilihannya, dorong ia bicara secara terbuka, jawab pula secara terbuka dan lengkap. Berilah kondom kepada klien yang berisiko IMS. Selain menggunakan kondom apakah juga menggunakan metode KB lainnya.
Return visit should be welcomed. Kunjungan kembali, bicarakan dan sepakati kapan klien kembali untuk follow-up. Dan selalu mempersilakan klien kembali kapan saja.
Hatcher ,Robert A., M.D, M.P.H, et.al. 1997. The Essentials of Contraceptive Technology, A handbook for Clinical Staff. The John Hopkins School of Public Health.

Kontrasepsi Hormonal "Pil Progestogen/Progestogen-Only Pill (POP)"

Seorang wanita bisa hamil jika sperma laki-laki mencapai salah satu dari telurnya (ovum). Kontrasepsi mencoba untuk menghentikan kejadian ini dengan menjaga telur dan sperma terpisah atau dengan menghentikan produksi telur. Salah satu metode kontrasepsi adalah pil progestogen/progestogen-only pill (POP). Ini berisi progestogen hormon tetapi tidak mengandung estrogen.
Anda perlu meminum pil progestogen pada atau sekitar waktu yang sama setiap hari.
Pil progestogen menebalkan mukus leher rahim, yang menghentikan sperma mencapai sel telur. juga dapat menghentikan ovulasi, tergantung pada jenis pil progestogen Anda minum.
Fakta tentang pil progestogen:
1.      Jika digunakan dengan benar, bisa lebih dari 99 % efektif . Ini berarti bahwa kurang dari satu dari 100 wanita yang menggunakan kontrasepsi pil progestogen akan hamil dalam satu tahun .
2.      Anda minum pil setiap hari , tanpa ada jeda antara kemasan pil .
3.      progestogen pil dapat digunakan oleh wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen , misalnya karena mereka memiliki tekanan darah tinggi , pembekuan darah sebelumnya atau kelebihan berat badan .
4.      Anda dapat mengambil progestogen pil jika Anda lebih dari 35 tahun dan anda merokok .
5.      Anda harus minum pil progestogen  pada waktu yang sama setiap hari - jika Anda minum lebih dari tiga jam terlambat ( atau 12 jam terlambat jika Anda minuml Cerazette ) mungkin tidak efektif .
6.      Jika Anda sakit ( muntah ) atau mengalami diare parah, pil progestogen mungkin tidak bekerja .
7.      Beberapa obat dapat mempengaruhi efektivitas pil progestogen ini.
8.      Menstruasi dapat berhenti atau menjadi lebih ringan , tidak teratur atau lebih sering .
9.      Efek samping mungkin termasuk kulit jerawatan dan nyeri payudara - ini akan hilang setelah beberapa bulan .
10.  Pil progestogen tidak melindungi terhadap infeksi menular seksual ( IMS ) . Dengan menggunakan kondom serta pil progestogen Anda akan membantu untuk melindungi diri terhadap IMS
Mekanisme kerja
Pil progestogen bekerja dengan menebalkan mukus di leher rahim, sehingga sulit bagi sperma untuk menembus ke dalam rahim dan mencapai sel telur.
Kadang-kadang, tergantung pada jenis progestogen pil, mungkin juga mencegah ovulasi (pelepasan telur dari ovarium Anda setiap bulan). Desogestrel pil (pil 12 jam, seperti Cerazette) menghentikan ovulasi pada 97% dari siklus menstruasi. Ini berarti bahwa jika Anda menggunakan pil progestogen 12 jam ini, Anda tidak akan melepaskan telur dalam 97 siklus dari 100 siklus.
Penggunaan pil progestogen
Ada dua jenis pil progestogen:
1.      Pil progestogen 3 jam harus diminum dalam waktu tiga jam dari waktu yang sama setiap hari. Contohnya adalah Femulen, Micronor, Norgeston dan Noriday.
2.      Pil progestogen 12 jam (Cerazette) harus diminum dalam waktu 12 jam dari waktu yang sama setiap hari.
Hal ini penting untuk mengikuti petunjuk yang ada pada paket pil Anda karena putus pil atau minum pil bersama obat lain dapat mengurangi efektivitas.
Ada 28 pil dalam satu pak pil progestogen. Anda perlu meminum satu pil setiap hari, dalam tiga atau dua belas jam dari waktu yang sama setiap hari, tergantung pada jenis yang Anda ikuti. Tidak ada jeda antara bungkus pil, ketika Anda menyelesaikan satu paket, Anda mulai lagi yang berikutnya pada hari berikutnya.
Memulai paket pil pertama
1.      Pilih waktu yang tepat dalam sehari untuk meminum pil pertama Anda.
2.      Lanjutkan untuk meminum pil pada waktu yang sama setiap hari sampai paket selesai.
3.      Mulai paket pil berikutnya pada hari berikutnya. Tidak ada istirahat antara kemasan pil.
Anda dapat memulai menggunakan pil progestogen kapanpun pada hari siklus menstruasi anda. Jika anda memulai pada hari pertama siklus menstruasi, pil ini dapat bekerja segera dan anda akan terlindungi dari kehamilan. Anda tidak membutuhkan kontrasepsi tambahan. Jika anda memulai pada hari kelima siklus menstruasi atau lebih awal, anda akan terlindungi dari kehamilan dengan segera kecuali anda mempunyai siklus menstruasi yang pendek (23 hari atau kurang). Jika siklus menstruasi anda lebih pendek, anda membutuhkan kontrasepsi tambahan,m seperti kondom, sampai anda telah meminum pil selama dua hari. Jika anda memulai pil progestogen pada hari setelah siklus menstruasi anda selesai, anda membutuhkan kontrasepsi tambahan sampai anda telah meminum pil selama dua hari.
Jika anda baru saja melahirkan, anda dapat memulai pil progestogen pada hari ke 21 setelah melahirkan, anda akan segera terlindung dari kehamilan. Jika anda memulai setelah lebih dari hari ke 21 anda membutuhkan kontrasepsi tambahan sampai anda telah meminum pil selama dua hari.
Jika anda keguguran atau aborsi, anda dapat memulai pil setelah lima hari dan anda segera terlindung dari kehamilan. Jika anda memulai pil pada hari lebih dari lima hari setelahnya maka anda membutuhkan kontrasepsi tambahan sampai anda telah meminum selama dua hari.
Apa yang dilakukan jika lupa meminum pil?
Jika anda lupa meminum pil yang harus dilakukan tergantung dari:
1.      Jenis pil yang anda minum
2.      Berapa lama dan berapa banyak anda lupa meminum pil
3.      Apakah anda melakukan hubungan seks tanpa menggunakan kontrasepsi lain selama tujuh hari
Jika anda kurang dari tiga jam atau kurang dari 12 jam lupa minum pil (tergantung pil yang anda minum):
1.      Minum pil segera saat anda ingat
2.      Minum sisa pil seperti normalnya, bahkan jika itu berarti meminum dua pil pada hari yang sama.
Pil akan tetap bekerja, dan anda akan terlindnung dari kehamilan., anda tidak perlu menggunakan kontrasepsi tambahan.
Jika anda lebih dari tiga jam atau kurang dari 12 jam lupa minum pil (tergantung pil yang anda minum) anda membutuhkan kontrasepsi tambahan, seperti kondom selama dua hari setelah lupa meminum pil. Anda harus:
1.      Minum segera pil (jika anda lupa lebih dari satu, hanya minum satu pil)
2.      Minum pil selanjutnya pada waktu normalnya
Tergantung pada kapan anda ingat, mungkin berarti meminum dua pil dalam satu hari, atau mungkin pada waktu yang sama.
Anda tidak akan terlindnung dari kehamilan, jadi gunakan kontrasepsi tambahan, seperti kondom selama dua hari setelah minum pil yang terlupa.
Muntah dan Diare
Jika anda muntah dalam waktu dua jam setelah minum pil progestogen, pil ini mungkin belum terabsorbsi secara penuh ke aliran darah. Minum pil lagi segera dan pil selanjutnya pada waktu seperti biasa. Jika anda tidak minum lagi dalam waktu tiga jam (atau 12 jam untuk pil 12 jam) dalam waktu normal anda, gunakan kontrasepsi tambahan seperti kondom selama dua hari. Jika anda terus sakit, tetap gunakan kontrasepsi bentuk lain selama sakit dan selama dua hari setelah pulih.
Diare yang parah (enam sampai delapan buang air besar berair dalam 24 jam) juga dapat berarti pil tidak bekerja semestinya. Tetap minum pil anda secara normal tetapi gunakan kontrasepsi tambahan selama anda diare dan selama dua hari setelah pulih.
Siapa saja yang dapat menggunaka pil progestogen?
Kebanyakan wanita dapat menggunakan pil progestogen. Anda tidak boleh menggunakan jika anda memiliki:
1.      Penyakit jantung
2.      Penyakit hati
3.      Kanker payudara
4.      Kista ovarium
5.      Perdarahan vagina yang tidak dapat dijelaskan
jika anda sehat dan tidak ada alasan medis lainnya yang melarang menggunakan pil progestogen, anda dapat menggunakannya sampai menopause atau sampai usia anda 55 tahun
Menyusui
Pil progestoen aman digunakan jika anda menyusui. Sejumlah kecil progestogen dapat masuk ke air susu anda, tetapi hal ini tidak membahayakn bayi anda. Pil progestogen tidak mempengaruhi produksi air susu anda.
Kehamilan
Meskipun sangat tidak mungkin, tetap ada kemungkinan yang sangat kecil anda dapat hamil ketika menggunakan pil progestogen. Jika terjadi tidak ada bukti bahwa pil ini membahayakan bayi yang anda kandung.
Keuntungan dan kerugian
Beberapa keuntungan dari pil progestogen termasuk:
1.      Tidak mengganggu hubungan seks
2.      Dapat digunakan saat menyusui
3.      Sangat berguna jika anda tidak dapat menggunakan hormone estrogen yang mana ada didalam pil kombinasi, patch kontrasepsi dan cincin vagina
4.      Dapat digunakan segala usia, bahkan jika anda merokok dan lebih dari 35 tahun
5.      Dapat mengurangi premenstrual syndrome.
Beberapa kerugian dari pil progestogen termasuk:
1.      Anda mungkin tidak mengalami periode regular selama mengunakan pil ini, periode anda mungkin lebih ringan, lebih sering atau mungkin berhenti sama sekali, dan anda mungkin mendapati bercak antar periode
2.      Tidak melindungi dari infeksi menular seksual
3.      Anda harus mengingat untuk meminumnya pada waktu yang sama setiap hari
4.      Beberapa obat, termasuk beberapa jenis antibiotic dapat mengurangi efektifitasnya
Efek samping
Progestogen pil umumnya ditoleransi dengan baik dan efek samping yang jarang terjadi. Beberapa efek samping dapat mencakup:
1.      Jerawat
2.      Nyeri payudara dan pembesaran payudara
3.      Peningkatan atau penurunan libido
4.      Perubahan mood
5.      Pusing dan migraine
6.      Mual dan muntah
7.      Kista ovarium (biasanya tidak berbahaya dan menghilang tanpa pengobatan)
8.      Sakit perut
9.      Penambahan berat badan
Interaksi dengan obat lain
Antibiotic
Antibiotic rifampicin dan fib=fabutin dapat mengurangi efektifitas dari pil progestogen.
Obat epilepsy dan HIV, dan St John’s wort
Pil progestogen dapa berinteraksi dengan obat-obatan yang disebut penginduksi enzim. Hal ini meningkatkan kecepatan pemecahan progestogen di hati, mengurangi efektifitas dari pil progestogen. Contoh dari penginduksi enzim adalah:
1.      Obat epilepsy carbamazepine, oxcarbazepine, phenytoin, Phenobarbital, primidone, dan topiramate
2.      St John’s wort (obat herbal)
3.      Beberapa obat antiretroviral  yang digunakan untuk pengobatan HIV
Risiko penggunaan pil progestogen
Pil progestogen sangat aman untuk digunakan. Namun, seperti pil kontrasepsi kombinasi, ada risiko tertentu. Risiko tersebut kecil. Bagi kebanyakan wanita, manfaat dari pil progestogen lebih besar daripada risiko. Beberapa risikonya adalah:
1.      Kista ovarium
Beberapa wanita dapat mengembangkan kista berisi cairan pada indung telur mereka. Ini tidak berbahaya dan biasanya tidak perlu dibuang. Kista ini biasanya menghilang tanpa pengobatan. Dalam banyak kasus, kista tidak menimbulkan gejala, meskipun beberapa wanita mengalami nyeri panggul.
2.      Kanker payudara
Penelitian terus dilakukan ke dalam hubungan antara kanker payudara dan pil progestogen. Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan semua jenis kontrasepsi hormonal memiliki kesempatan sedikit lebih tinggi untuk didiagnosa menderita kanker payudara dibandingkan dengan orang yang tidak menggunakan kontrasepsi hormonal. Tapi 10 tahun setelah Anda berhenti minum pil, risiko kanker payudara akan kembali normal.

Anonym. 2013. Progestogen-Only Pill. Tersedia di http://www.nhs.uk/Conditions/contraception-guide/Pages/combined-contraceptive-pill.aspx diakses pada 3 November 2013

Jumat, 08 November 2013

Hello !!

baiklaa
kembali disini, di blog ini, yang udah bedebu ditinggal setahun. apa kabar? alhamdulillah baik, sebenarnya banyaaaaaak sekali cerita selama setahun ini, tapi susah juga ya kalo semua mau diceritain disini, kebanyak juga udah lupa sih :D
nah, sekarang aku udah 20 tahun nih, udah kepala dua, udah tua rasanya, yaa badan juga udah renta, cepat capek -__- kerasa banget ya tuanya. . .





hmm.. kucing yang disebelah mohon diabaikan





15 oktober kemaren tepat Idul Adha aku ulang tahun lohhhh, ya ngasi tau aja sih.. senang kan, orang2 sedunia motong sapi, kambing, unta buat aku :D haha

dua hari sebelumnya yaitu tanggal 13 oktober NIMBUS jalan2 ke Palm Beach, Singkawang, mayan seru...maen2, berenang2,




oke..not perfect flying, tapi lumayan kerenlah...





foto rame2 nya belom minta, ntar kalo udah diminta dikasi liat. kalo mau liat sih, kalo nggak mau juga ngga apa...

apa lagi ya, oh iya... lebaran kemaren ada halal bi halal keluarga besar abdul manaf bin abdul jalil bin blabla, lupa panjangannya apa, gitu lah, di Paloh acaranya, jadilah aku berangkat kesana... kalo kesana gak kepantainya gak asik dong ya, tiap kesana pasti tanning terus ni muka, belang hitam -__-"





iya, tau kok fotonya keren :p







disana lumayan seru... nonton band,namanya Shella Band, dangdutan gitu deh haha :D yahh meskipun cuma 4 hari disana penuh kenangan lah..

nah, itu sedikit cerita (plus foto) selama bulan oktober kemaren.
see you good bye

Sertoli-Leydig cell tumor

Sertoli-Leydig cell tumor adalah kanker ovarium yang jarang. Sel kaker meghasilkan dan melepaskan hormone seks pria. Sel Sertoli normalnya terdapat pada kelenjar reproduksi pria (testis). Sel ini member  makan sel sperma. Sel Leydig, juga terdapat pada testis, melepaskan hormone seks pria yang disebut testosterone. Sel-sel ini juga ditemukan pada ovarium wanita dan dapat menjadi kanker. Tumor sel sertoli-leydig adalah kanker yang dimulai pada ovarium wanita, biasanya pada wanita muda. Sel kanker melepaskan hormone seks pria yang mana menyebabkan pada wanita tumbuh rambut pada wajah, suara berat, dan karakteristik pria lainnya.1 Pemeriksaan dan tes yang dapat dilakukan adalah tes darah untuk melihat kadar hormone yang dilepaskan oleh tumor, CT scan pelvis dan abdomen untuk melihat penyebaran tumor dan ultrasound pada ovarium.2
Sumber: David C. Dugdale, III, MD., 2012. Tersedia di http://www.nlm.nih.gov/medlineplus /ency/article/001172.htm diakses pada 27 Oktober 2012
Linda J. Vorvick, MD. 2012. Tersedia di http://www.nlm.nih.gov/medlineplus /ency/article/001507.htm diakses pada 27 Oktober 2013

Faktor yang mempengaruhi fertilitas pada pria

Lebih dari 90% infertilitas pada pria disebabkan karena jumlah sperma yang rendah, kualitas sperma yang buruk atau keduanya. Terdapat banyak factor dan penyebab dari infertilitas ini, yaitu:
Abnormalitas structural
Beberapa abnormalitas structural yang merusak atau mem-blok testis, saluran atau struktur reproduksi lain yang mempengaruhi fertilitas:

·         Cryptorchidism. Cryptorchidism adalah suatu kondisi yang terlihat pada bayi baru lahir dimana testis gagal untuk turun dari abdomen ke skrotum.
·         Hypospadias. Hypospadias adalah defek lahir dimana pembukaan saluran kemih berada dibawah penis. Hal ini dapat menceg ah sperma mencapai serviks bila tidak diperbaiki dengan operasi
·         Sumbatan saluran sperma. Beberapa pria terlahir dengan sumbatan atau masalah lain di epididimis atau duktus ejakulatorius, yang kemudian menyebabkan infertilitas.

Defisiensi Hormon
Hipogonadisme adalah nama umum untuk defisiensi dari  gonadotropin-releasing hormone (GnRH), hormone primer yang mensinyal proses pelepasan testosterone dan hormone reproduksilainnya. Level testosterone yang rendah akibat penyebab lainnya juga menghasilkan gangguan produksi sperma
Kelainan genetik
·         Keainan turunan tertentu dapat menyebabkan infertilitas, contohnya: Cystic fibrosis dapat menyebabkan hilangnya atau obstruksi vas deferens.
·         Sindrom Klinefelter ditandai dengan dua kromosom X dan satu kromosom Y (normalnya satu kromosom X dan satu kromosom Y), yang mana menyebabkan kadar testosterone rendah dan abnormalitas pada tubulus seminiferus, meskipun kebanyakan atribut fisik pria yang lainnya normal.
·         Sindrom Kartagener adalah kelainan yang jarang yang menyebabkan motilitas sperma terganggu.

Risk Factors
Varicocele
Varicocele adalah suatu pembesaran abnormal dan terbelitnya vena pada korda spermatika yang terhubung ke testis. Varicocele ditemukan pada sekitar 15% dari semua pria dan sekitar 40% pada pria infertile, meskipun belum jelas seberapa besar kelainan ini mempengaruhi fertilitas atau bagaimana mekanismenya
Usia
Penuaan dapat mempengaruhi jumlah sperma dan motilitas sperma (kemampuan sperma untuk berenang cepat dan bergerak dalam garis lurus)
Penyakit seksual menular
Infeksi Chlamydia trachomatis atau gonorrhea adalah penyakit seksual menular yang paling sering berhubungan dengan infertilitas pada pria. Infeksi dapat menyebabkan jaringan parut dan memblok jalan keluar sperma. Human papillomaviruses, menyebabkan kutil pada kelamin, juga mengganggu fungsi sperma.
Faktor Gaya Hidup
·         Testicular Overheating. Overheating, seperti pada demam tinggi, sauna, dan such as from high fevers, saunas, dan berendam air panas, dapat menurunkan jumlah sperma.
·         Substance Abuse. Kokain atau marijuana dapat menurunkan jumlah dan kualitas sperma. Komponen kimia pada marijuana dapat mengganggu kemampuan sperma untuk berenang dan juga menghambat kemampuannya untuk mempenetrasi ovum. Penggunaan steroid anabolic dapat mengerutkan testis dan menurunkan produksi sperma. Peminum berat juga dapat mengganggu fertilitas
·         Obesitas. Obesitas dapat menggaggu kadar hormone dan berdampak buruk pada fertilitas.
·          Bersepeda. Bersepeda jangka lama dapat mempengaruhi fungsi ereksi. Tekanan dari tempat duduk sepeda terkadang dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang bertanggung jawab untuk ereksi.
·         Stres emosional. Stress dapat mengganggu hormone tertentu yang terlibat dalam produksi sperma, tetapi para dokter belum yakin jika stress memegang peranan penting dalam infertilitas.
Factor Lingkungan
Pekerjaan atau paparan jangka panjang pada jenis toksin atau bahan kimia tertentu (seperti herbisida dan pestisida) dapat mengurangi jumlah sprema baik melalui pengaruh pada fungsi testis ataupun mengubah system hormone. Bahan kimia mirip estrogen dan perusak hormone seperti as bisphenol A, phthalates, dan organochlorines merupakan konsen khusus. Paparan kronik logam berat seperti timbal, cadmium atau arsenik dapat mempengaruhi kualitas sperma.

Kondisi Medis
Kondisi medis yang dapat mempengaruhi fertilitas pada pria termasuk setiap cedera parah atau operasi besar, diabetes, HIV, penyakit tiroid, sindrom Cushing, serangan jantung, gagal hati atau ginjal, dan anemia kronis. Beberapa jenis obat dapat mengganggu produksi sperma.
Infeksi di saluran kemih atau alat kelamin. Infeksi yang dapat mempengaruhi fertilitas termasuk prostatitis (peradangan pada kelenjar prostat), u arsenik orchitis (di testis), Semino-vesculitis (dalam kelenjar yang memproduksi semen), atau uretritis (dalam uretra), mungkin dengan mengubah motilitas sperma. Bahkan setelah pengobatan antibiotik sukses, infeksi pada testis dapat meninggalkan jaringan parut yang menghalangi epididimis.
Kanker dan Pengobatan nya. Pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radiasi dapat merusak kualitas dan kuantitas sperma, menyebabkan infertilitas. Perlakuan radiasi dekat adalah organ-organ reproduksi, semakin tinggi risiko infertilitas. Ada juga beberapa bukti bahwa infertilitas pria itu sendiri merupakan faktor risiko untuk kanker testis.

Sumber:  Simon, Havey, MD. 2012. Infertility in Men. Tersedia di http://umm.edu/health/medical/reports/ articles/infertility-in-men diakses pada 23 Oktober 2013